Belum genap satu tahun hadir di pasar motor Indonesia, QJMotor telah menarik perhatian banyak konsumen. Klaim positif tersebut diungkapkan oleh pabrikan asal Tiongkok yang optimis pada pencapaian penjualannya pada tahun lalu.
Dalam pandangan Head of Branding and Marketing Communications QJMotor, Budi Kurniawan, pencapaian ini menjadi fondasi untuk rencana lebih besar. Target penjualan untuk tahun 2026 pun dipatok di atas 20 ribu unit, menunjukkan ambisi perusahaan yang semakin besar.
QJMotor bertekad meresmikan pabrik perakitan baru yang terletak di Cikarang, Jawa Barat. Fasilitas ini akan menjadi pusat produksi untuk berbagai model yang saat ini telah mereka luncurkan di Indonesia.
Budi Kurniawan menjelaskan rencana untuk meresmikan pabrik tersebut dalam waktu dekat. Hal ini merupakan langkah penting untuk mendukung produksi model 250 cc dan rencana untuk memperluas variasi model di masa mendatang.
Pentingnya Pabrik Lokal dalam Mendukung Pasar Motor Indonesia
Keberadaan pabrik ini menunjukkan keseriusan QJMotor dalam menekuni pasar otomotif nasional. Selain memberikan keuntungan bagi produksi, pabrik ini juga menjamin ketersediaan suku cadang yang dapat diakses konsumen dengan mudah.
“Kami ingin memastikan bahwa konsumen tidak akan mengalami kesulitan dalam mendapatkan suku cadang,” tambah Budi. Dengan adanya fasilitas tersebut, perusahaan berharap dapat menciptakan kepercayaan di kalangan pengguna motor QJMotor.
Fasilitas di Cikarang juga menjadi simbol komitmen QJMotor untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Pabrik ini direncanakan beroperasi secara bertahap, dimulai dari produksi model 250 cc.
Kapasitas Produksi yang Besar untuk Memenuhi Kebutuhan Domestik dan Ekspor
Kapasitas produksi pabrik QJMotor di Cikarang sangat menjanjikan. Diperkirakan dapat memproduksi hingga 150 ribu unit per tahun, pabrik ini bukan hanya untuk memenuhi pasar domestik, tetapi juga untuk tujuan ekspor.
Strategi ekspor ini menjadi peluang bagi Indonesia untuk menjadi basis produksi penting di kawasan Asia Pasifik. Dalam rencananya, beberapa unit produk juga akan diekspor ke Amerika.
Budi Kurniawan menegaskan bahwa dengan pabrik lokal, mereka dapat lebih cepat beradaptasi dengan kebutuhan pasar. Hal ini menciptakan peluang bisnis yang lebih besar dan tentunya meningkatkan citra QJMotor di mata masyarakat.
Strategi Pemasaran dan Model Produk yang Dikenalkan
Untuk mencapai target penjualan, QJMotor telah menyiapkan strategi pemasaran yang matang. Mereka memiliki rencana untuk memperkenalkan sejumlah model baru yang dapat memenuhi berbagai preferensi konsumen.
Budi menjelaskan bahwa inovasi produk menjadi fokus utama dalam strategi pemasaran mereka. Pengembangan model terbaru diharapkan dapat menarik minat lebih banyak pengguna motor, terutama di kalangan anak muda.
Dengan pengembangan produk yang konsisten, QJMotor ingin bersaing dengan brand lain di pasar Indonesia. Dalam situasi yang kompetitif ini, inovasi dan diferensiasi produk akan menjadi kunci keberhasilan mereka.
